Tragedi Galian Tambang di Kaltim Menelan 45 Korban Jiwa Sejak 2011

- Jurnalis

Minggu, 22 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (ist)

Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun (ist)

 

Kutai Kartanegara,  – Sejak tahun 2011, bekas galian lubang tambang di Kalimantan Timur (Kaltim) telah menjadi tempat yang memprihatinkan, menelan 45 korban jiwa. Tragedi ini mengundang perhatian serius dari para pemangku kebijakan, termasuk Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Samsun, yang juga mewakili Dapil Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berbicara tentang perlunya tanggung jawab perusahaan tambang terhadap bekas lubang tambang yang telah digali untuk mendapatkan sumber daya alam. Dalam pernyataannya, dia menekankan bahwa regulasi dan aturan terkait dengan masalah ini telah ada, dan sekarang saatnya bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk bertindak dengan tanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Regulasi ataupun aturan sudah ada, tinggal bagaimana perusahaan mau bertanggungjawab,” tegas Samsun beberapa waktu lalu.

Samsun juga memperingatkan tentang bahayanya meninggalkan bekas lubang tambang begitu saja setelah sumber daya alam dieksploitasi. Hal ini dapat berdampak serius pada penduduk sekitar, terutama ketika banyak lubang tambang berlokasi dekat dengan pemukiman warga.

“Jangan setelah mengambil semua hasil bumi terus ditinggal begitu saja, ini sangat berbahaya bagi penduduk sekitar,” harap Samsun.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, banyak korban dalam tragedi ini adalah anak-anak. Oleh karena itu, Samsun mendesak agar orangtua dan masyarakat setempat lebih meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap bekas lubang tambang yang ada.

“Bisa dilihat, banyak lubang tambang atau perusahaan tambang yang beroperasi itu tidak jauh dari pemukiman warga,” ungkapnya.

Samsun menyimpulkan dengan mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketentraman di Kaltim dan memastikan tragedi serupa tidak terulang lagi di masa depan.

“Bukan hanya pemerintah, tapi ayo semua elemen warga menjaga ketentraman di Bumi Etam ini,” tutupnya.

Para pemangku kebijakan dan masyarakat sekarang bersama-sama bekerja keras untuk mencegah tragedi serupa terjadi di masa mendatang, dan memastikan keselamatan warga Kaltim menjadi prioritas utama.

(Amin/Advertorial/DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Puji Setyowati Dorong Finalisasi Perda Gender
Puji Setyowati Dorong Guru di Kaltim Tingkatkan Kemampuan Teknologi untuk Pendidikan Masa Depan
Sutomo Jabir Desak Penyelesaian Jembatan Sei Nibung di Kutai Timur Sebelum 2024
Harun Al Rasyid Puji Pendekatan Humanis Satpol PP Bontang dalam Penegakan Perda
Pansus Ranperda Fasilitasi Pesantren Kaltim Kaji Ruang Lingkup Kewenangan
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengarusutamaan Gender Melalui Sinergi OPD
Baharuddin Demmu Melakukan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Desa Bakungan
Anggota DPRD Kaltim Optimis RDTR Akan Lindungi Hutan Ibu Kota Nusantara dari Degradasi

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru