Salehuddin Desak Pemprov untuk Respons Tuntutan Warga Samboja Terkait Pipa Gas

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin (ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin (ist)

Samboja – Tensi tinggi mewarnai situasi di Samboja seiring tuntutan warga terkait proyek penanaman pipa gas yang dilakukan oleh pemerintah dan berefek pada permukiman mereka. Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Salehuddin, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk segera terlibat secara aktif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam pernyataannya, Salehuddin menegaskan bahwa jalur pipa gas seharusnya tidak melintasi area permukiman warga. “Pipa gas tidak seharusnya melewati pemukiman warga. Sampai saat ini, pemerintah provinsi belum memberikan tindaklanjut dalam memproses tuntutan warga tersebut,” ungkap Salehuddin.

Warga Samboja telah lama mengungkapkan keberatan mereka terhadap proyek ini. Meskipun sebagian besar mendukung program pemasangan pipa gas, mereka menuntut agar pemasangan tidak merugikan kondisi permukiman mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Warga sebenarnya setuju dengan adanya pemasangan pipa gas tersebut. Namun yang harus digarisbawahi jangan sampai pemasangan tersebut justru berdampak buruk terhadap kondisi pemukiman mereka,” jelas Salehuddin.

Salehuddin menambahkan, “Sebagian besar masyarakat setuju akan program ini, namun alangkah baiknya, pemerintah provinsi dan DPRD untuk hadir di tengah-tengah mereka.” Kehadiran pemerintah dianggap vital untuk mendengarkan dan merespon tuntutan masyarakat secara langsung.

Terakhir, Salehuddin menyampaikan keprihatinannya bahwa jika masalah ini tidak ditangani dengan serius, kemungkinan konflik sosial akan meningkat. Ia menekankan pentingnya kehadiran pemerintah provinsi dan DPRD untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Permasalahan ini masih bergulir tanpa adanya titik terang. Warga Samboja menantikan langkah konkret dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait tuntutan warga tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan pihak terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah efektif guna menyelesaikan permasalahan yang telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat Samboja ini. (Amin/ADV / DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Puji Setyowati Dorong Finalisasi Perda Gender
Puji Setyowati Dorong Guru di Kaltim Tingkatkan Kemampuan Teknologi untuk Pendidikan Masa Depan
Sutomo Jabir Desak Penyelesaian Jembatan Sei Nibung di Kutai Timur Sebelum 2024
Harun Al Rasyid Puji Pendekatan Humanis Satpol PP Bontang dalam Penegakan Perda
Pansus Ranperda Fasilitasi Pesantren Kaltim Kaji Ruang Lingkup Kewenangan
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengarusutamaan Gender Melalui Sinergi OPD
Baharuddin Demmu Melakukan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Desa Bakungan
Anggota DPRD Kaltim Optimis RDTR Akan Lindungi Hutan Ibu Kota Nusantara dari Degradasi

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru