Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (DPRD Kaltim), Salehuddin mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk fokus pada perbaikan infrastruktur pendidikan, terutama di daerah terpencil.
Salehuddin menyatakan, “APBD Kaltim 2023 sangat besar. Sehingga kita sama-sama berharap hal tersebut bisa menjadi harapan agar pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian serius terhadap kualitas sarana pendidikan bagi generasi bangsa khususnya di daerah terpencil.” Ia menambahkan bahwa dengan APBD yang begitu besar, dana tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas sektor pendidikan, infrastruktur jalan, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM).
“Mari kita berharap penyerapan anggaran berlangsung maksimal, tidak terjadi surplus,” tegas Salehuddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salehuddin, yang juga merupakan politisi dari Partai Golkar, mengingatkan bahwa masa pemerintahan Gubernur Kaltim dan Wakil Gubernur, Isran Noor – Hadi Mulyadi, telah berakhir. Oleh karena itu, inovasi dan pembaruan dalam mengelola anggaran sangat diperlukan. “Jangan sampai anggaran yang disahkan tidak bisa menyelesaikan permasalahan Kaltim dan tidak mampu mengakomodir hak-hak masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai wakil dari Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara (Kukar), Salehuddin berharap agar anggaran yang disediakan benar-benar dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, terutama di provinsi Kalimantan Timur. (Amin/Advertorial/DPRD Kaltim)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










