Reza Fachlevi Menilai Latto-latto Justru Baik untuk Anak-anak

- Jurnalis

Jumat, 20 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim Reza Fachlevi. [Ist]

Anggota DPRD Kaltim Reza Fachlevi. [Ist]

Samarinda – Fenomena permainan Lato-lato hampir terjadi diseluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Permainan yang hanya mengandalkan keseimbangan tangan dalam mengayunkan dua bola plastik dan saling memantul itu kini sangat digemari oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun dewasa.

Bunyi pantulan kedua bola yang dimainkan itu pun cukup nyaring, seolah ingin mencuri perhatian warga yang melihatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam memainkan permainan tersebut, diperlukan kelincahan dan kewaspadaan dari si pemain, sebab resikonya juga cukup besar.

Seperti jika kedua bola yang dipantulkan itu pecah, maka bisa saja serpihannya mengenai muka hingga terkait luka yang cukup serius.

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi menilai permainan tersebut bisa mengalihkan kefokusan anak-anak terhadap permainan yang serba digital (gadget).

Dia mengaku, permainan tersebut sebenarnya sudah lama sejak tahun 60-an, hanya saja baru dimainkan lagi di zaman sekarang.

“Sebenarnya tidak ada salahnya dengan adanya permainan lato-lato itu. Daripada mereka (anak-anak,red) hanya fokus main game di handphone saja, saya kira ini juga bisa mengalihkan kefokusan anak-anak terhadap permainan yang serba digital,” kata Reza, Kamis (19/1/2023) kemarin.

Untuk mencegah terjadinya resiko, Reza mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua untuk tetap meningkatkan pengawasan terhadap anaknya saat memainkan permainan tersebut.

Tujuannya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk juga perlu mengatur ritme permainannya.

“Kita harapkan orang tua perlu mengawasi anak-anaknya, perlu juga mengatur komitmen waktunya, jadi kewaspadaan juga harus ada, ya kuncinya pengawasan dari orang tua juga dan yang memainkan juga perlu hati-hati,” serunya. (Rahma/Adv/DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Puji Setyowati Dorong Finalisasi Perda Gender
Puji Setyowati Dorong Guru di Kaltim Tingkatkan Kemampuan Teknologi untuk Pendidikan Masa Depan
Sutomo Jabir Desak Penyelesaian Jembatan Sei Nibung di Kutai Timur Sebelum 2024
Harun Al Rasyid Puji Pendekatan Humanis Satpol PP Bontang dalam Penegakan Perda
Pansus Ranperda Fasilitasi Pesantren Kaltim Kaji Ruang Lingkup Kewenangan
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengarusutamaan Gender Melalui Sinergi OPD
Baharuddin Demmu Melakukan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Desa Bakungan
Anggota DPRD Kaltim Optimis RDTR Akan Lindungi Hutan Ibu Kota Nusantara dari Degradasi

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru