Perusda BKS Dinilai Belum Maksimal Berkontribusi pada PAD Kaltim

- Jurnalis

Rabu, 25 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub (ist)

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub (ist)

Kalimantan Timur – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Ya’qub, menyoroti kinerja perusda pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (BKS). Menurutnya, perusahaan yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ini belum memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kaltim.

Dalam sebuah wawancara, Rusman Ya’qub, yang juga merupakan Ketua Fraksi PPP, mengungkapkan, “Dalam berbagai rapat evaluasi dan dengar pendapat serta laporan pertanggungjawaban kegiatan Gubernur Kaltim setiap tahunnya, perusda BKS kerap ditemukan permasalahan serius.”

Selain itu, politisi dari Partai Persatuan Pembangunan tersebut juga menegaskan bahwa BKS belum pernah berkontribusi secara maksimal terhadap kenaikan PAD. Ia bahkan menyebut bahwa perusahaan ini masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam bentuk subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BKS tidak pernah maksimal mendorong peningkatan pendapatan daerah. Masih banyak BUMD yang terbiasa dengan subsidi sehingga tidak mengikuti visi inti usahanya. Hal ini terjadi karena pimpinan dan jajarannya kurang memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi,” tegas Rusman.

Diketahui, BKS merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sahamnya dipegang sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Perusahaan ini sendiri didirikan berdasarkan Peraturan Daerah No. 04/2000 pada tanggal 31 Agustus 2000.

Tak hanya itu, Fraksi PPP dalam DPRD Kaltim juga menyoroti masalah lain yang terkait dengan struktur pengurus BKS. Dalam penilaiannya, struktur organisasi dalam perusahaan ini belum berjalan dengan sehat dan efisien. Hal tersebut terlihat dari jumlah personel yang melebihi kebutuhan riil serta ketidakseimbangan dalam struktur pengurus, termasuk di jajaran komisaris dan dewan pengawas.

 

(Amin/Advertorial/DPRD Kaltim)

 

Berita Terkait

Puji Setyowati Dorong Finalisasi Perda Gender
Puji Setyowati Dorong Guru di Kaltim Tingkatkan Kemampuan Teknologi untuk Pendidikan Masa Depan
Sutomo Jabir Desak Penyelesaian Jembatan Sei Nibung di Kutai Timur Sebelum 2024
Harun Al Rasyid Puji Pendekatan Humanis Satpol PP Bontang dalam Penegakan Perda
Pansus Ranperda Fasilitasi Pesantren Kaltim Kaji Ruang Lingkup Kewenangan
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengarusutamaan Gender Melalui Sinergi OPD
Baharuddin Demmu Melakukan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Desa Bakungan
Anggota DPRD Kaltim Optimis RDTR Akan Lindungi Hutan Ibu Kota Nusantara dari Degradasi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru