Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Salehuddin, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi Hotel Atlet yang terletak di kompleks GOR Kadrie Oening. Hotel ini, yang awalnya dibangun untuk mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) pada tahun 2008, kini dalam keadaan terbengkalai.
Dalam wawancara baru-baru ini, Salehuddin menekankan pentingnya perawatan aset daerah. “Hotel Atlet atlet ini merupakan salah satu aset daerah yang sampai saat ini masih terbengkalai, maka kita dorong dalam hal ini pemprov Kaltim untuk memanfaatkan aset daerah tersebut agar tidak sia-sia pembangunannya,” kata Salehuddin, menyoroti kurangnya perhatian terhadap pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun dengan biaya besar.
Salehuddin juga menyatakan bahwa beberapa fasilitas di hotel tersebut sudah tidak ada lagi, dan yang tersisa pun sudah tidak berfungsi. Ia mengajak pemerintah provinsi untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengembalikan fungsi hotel sebagai sarana penunjang olahraga dan kegiatan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap agar Hotel Atlet tersebut segera untuk diperbaiki, sehingga di kemudian hari dapat dipergunakan lagi,” ungkap Salehuddin, menunjukkan urgensi permasalahan tersebut.
Di akhir pernyataannya, Salehuddin berharap agar Pemprov Kalimantan Timur akan lebih bertanggung jawab dalam mengelola aset-aset yang telah dibangun. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang tidak diikuti dengan pemeliharaan yang baik akan sia-sia, mengingat kerugian yang ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah akibat terlantarnya aset berharga tersebut.
“Jangan sampai kita hanya pandai membangun tetapi tidak pandai merawat,” tutup Salehuddin, mengingatkan tentang pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur publik.
Kondisi Hotel Atlet di Samarinda ini mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak daerah di Indonesia dalam mengelola aset-aset publik. Dengan anggaran yang terbatas dan prioritas yang beragam, pelestarian infrastruktur sering kali terabaikan. Namun, suara-suara seperti Salehuddin menunjukkan adanya kesadaran dan dorongan untuk perubahan yang lebih bertanggung jawab terhadap aset-aset publik. (Amin/advertorial/DPRD Kaltim)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










