Kalimantan Timur – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Ismail, mengungkapkan apresiasi atas kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi, dalam sebuah pernyataan baru-baru ini. Ismail, yang berasal dari Partai Nasdem dan mewakili daerah pemilihan Bontang-Kutim-Berau, menyoroti sejumlah prestasi yang berhasil dicapai oleh pasangan kepemimpinan tersebut.
Menurut Ismail, Isran-Hadi telah berhasil menggali potensi daerah dengan efektif, yang telah berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Timur. Saat awal masa jabatan mereka, APBD Kaltim hanya sekitar Rp9 triliun, namun berkat kepiawaian mereka, angka tersebut meningkat menjadi Rp25 triliun.
“Keberhasilan lainnya termasuk komitmen mereka terhadap pembangunan infrastruktur serta program beasiswa Kalimantan Timur,” kata Ismail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meskipun mengapresiasi pencapaian positif tersebut, Ismail juga menyinggung beberapa masalah yang dianggap masih perlu penyelesaian. Salah satunya adalah kasus aset milik Pemerintah Provinsi Kaltim di Loa Bakung, seperti Perumahan Korpri. Ismail juga mempertanyakan kontribusi masyarakat Kaltim yang terhimpun dalam Forum Petani Sawit Kaltim, khususnya dalam penentuan harga Tandan Buah Segar (TBS). Bersama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan Pemerintah, mereka berharap agar perwakilan petani sawit dapat lebih terlibat dalam proses penentuan harga TBS.
“Harapan terakhir saya adalah kepada Pak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk terus memajukan dan menyempurnakan Kalimantan Timur agar tetap berdaulat,” tutup Ismail.
(Amin/Advertorial/DPRD Kaltim)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










