Ananda Moeis Harap Disdikbud Kaltim Segera Maksimalkan Realisasi APBD Murni 2022

- Jurnalis

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMARINDA – Jajaran Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim perihal realisasi APBD Murni tahun 2022.

Tak hanya APBD, pertemuan tersebut juga membahas beberapa persoalan yakni, realisasi beasiswa, kendala zonasi serta program kegiatan di tahun 2023, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis mengungkapkan pihaknya sedang pertanyakan capaian dari kegiatan anggaran murni tahun 2022, sejak awal digelontorkan hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ananda Moeis menegaskan pihaknya sedang menjalankan tugas dan fungsi sebagai legislatif. Menurutnya hal tersebut bagian dari dukungan terhadap pemerintah dalam penciptaan sumber daya manusia (SDM) lebih berkualitas.

“Banyak yang kita tanyakan, tapi secara globalnya terkait permasalahan di Disdikbud Kaltim.” ujarnya usai RDP, di gedung D DPRD Kaltim, Selasa (13/9/2022).

“Makanya, kita banyak diskusi saja terkait berbagai permasalahan apa yang bisa kita cari solusinya bersama-sama. Kita juga menanyakan program 2023 nanti seperti apa dan seterusnya,” sambungnya.

Ananda Emira Moeis, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim. [Ist/DPRD Kaltim]
Tak bisa dielak, sebut Ananda Moeis, hingga saat ini realisasi anggaran Disdikbud Kaltim memang belum maksimal. realisasi baru sekitar 36 persen.

“Baru 36 persen. Kita berharap dinas pendidikan bisa melakukan penyerapan anggaran secepatnya. Tujuannya, agar tidak terjadinya Silpa tahun 2022 ini,” harapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Disdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan tak menampik terkait realisasi anggaran baru sekitar 36 persen. Ia pun mengakui masih belum maksimal.

“Saat ini masih berjalan, masih ada progres kegiatan yang baru ditandatangani kontrak. Kalau beasiswa murni itu sudah selesai, sudah kita serahkan. Kira-kira 100 persen yang sudah kita cairkan. Tinggal proses selanjutnya jika ada dana tambahan di perubahan,” jelasnya.

Kurniawan memaparkan, pihaknya menghadapi beberapa kendala, salah satunya proses pelelangan yang terlambat. Namun demikian, dirinya optimis dapat mencapai target.

“Ke depan akan ada evaluasi, target kita setinggi-tingginya,” tandasnya. (Lana/Adv/DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Puji Setyowati Dorong Finalisasi Perda Gender
Puji Setyowati Dorong Guru di Kaltim Tingkatkan Kemampuan Teknologi untuk Pendidikan Masa Depan
Sutomo Jabir Desak Penyelesaian Jembatan Sei Nibung di Kutai Timur Sebelum 2024
Harun Al Rasyid Puji Pendekatan Humanis Satpol PP Bontang dalam Penegakan Perda
Pansus Ranperda Fasilitasi Pesantren Kaltim Kaji Ruang Lingkup Kewenangan
Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Pengarusutamaan Gender Melalui Sinergi OPD
Baharuddin Demmu Melakukan Reses Masa Sidang III Tahun 2023 di Desa Bakungan
Anggota DPRD Kaltim Optimis RDTR Akan Lindungi Hutan Ibu Kota Nusantara dari Degradasi

Berita Terkait

Selasa, 25 Februari 2025

Alasan Bupati Kukar Enggan Ekspor Mentah Pasir Silika

Selasa, 25 Februari 2025

Tahun Ini Kukar Siap Sambut Operasional Empat RSUD Baru

Selasa, 25 Februari 2025

Pemkab Kukar Kolaborasi BPJS Kesehatan, Warga Kian Mudah Berobat

Selasa, 25 Februari 2025

Kolaborasi dengan PKN STAN, Pemkab Kukar Siapkan SDM Unggul

Selasa, 25 Februari 2025

Pemkab Kukar Gelar Pra Forum Perangkat Daerah untuk Kawal Aspirasi Warga

Senin, 24 Februari 2025

Pemkab Kukar Tingkatkan Kapasitas Air Bersih untuk Warga Muara Jawa dan Samboja

Senin, 24 Februari 2025

Pemkab Kukar Sesuaikan Anggaran, Efisiensi Rp400 Miliar Untuk Perjalanan Dinas

Senin, 24 Februari 2025

Industri Bahan Peledak Catatkan Investasi Rp200 Miliar, Sekda Kukar Berikan Apresiasi

Berita Terbaru