Kalimantan Timur – Wisata politik bukanlah sekadar perjalanan mengeksplorasi keindahan suatu wilayah, tetapi juga merupakan sebuah pendekatan edukatif bagi masyarakat. Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, menekankan pentingnya edukasi politik bagi pemilih guna menentukan nasib bangsa untuk lima tahun ke depan.
Menurut Hasanuddin Mas’ud, tujuan nasional yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, seperti mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum, menjadi pijakan bagi organisasi masyarakat (ormas) untuk ikut serta berpartisipasi dalam proses pilkada 2024. “Mudah-mudahan dengan dasar ini maka ormas akan menjadi salah satu bagian sangat penting dalam peran pilkada 2024,” kata Hasanuddin Mas’ud.
Sebagai langkah awal dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat, sosialisasi penyelenggaraan pemilu menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu. Namun, edukasi politik sebagai wadah peningkatan pengetahuan dan kesadaran pemilih adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan partai politik. “Nah edukasi politik ini saya kira penting dilakukan oleh pemerintah dan partai politik supaya masyarakat betul-betul paham bahwa yang dia pilih adalah yang menentukan nasib mereka untuk 5 tahun kedepan,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berwisata politik bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat diajarkan untuk memahami pentingnya suatu keputusan politik dalam menentukan arah masa depan bangsa. Maka dari itu, peran aktif semua pihak, termasuk ormas, dalam proses edukasi ini sangat diharapkan demi terwujudnya tujuan nasional yang mulia. (Amin/Advertorial/DPRD Kaltim)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










