Tragedi Bayi Tertukar Setelah Setahun Dilahirkan di Bogor, KPAD: Proses Persalinan Patuhi SOP

- Jurnalis

Minggu, 13 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Mauliah (37), orang tua yang bayinya tertukar di Bogor setelah satu tahun melahirkan. (Dok. Tribun Bogor)

Siti Mauliah (37), orang tua yang bayinya tertukar di Bogor setelah satu tahun melahirkan. (Dok. Tribun Bogor)

KanalAnalisis.com, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) merespon terkait kasus Siti Mauliah (27) yang bayi laki-lakinya tertukar setelah setahun melahirkan di Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KPAD mengatakan bahwa sikap polisi memanggil terhadap Kedu belah pihak, baik dari pihak rumah sakit dan kedua orang tua bayi telah tepat dilakukan.

“Apa yang dilakukan pihak kepolisian sudah benar dengan memanggil pihak rumah sakit dan kedua orang tua bayi serta melakukan tes DNA,” ujar Erwin Suriyana selaku Sekretaris KPAD Kabupaten Bogor, Sabtu (12/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terlebih dari sisi pemenuhan hak anak sudah dilakukan oleh kedua orang tua bayi, walaupun masih dalam proses untuk memastikan status anak tersebut,” lanjutnya. Dilansir dari Detik.com.

Harapan Erwin, tempat persalinan perlu meningkatkan kewaspadaannya. Jalannya persalinan di mana pun harus tetap mematuhi standar operasional prosedur agar bayi dan ibu selamat.

“Kami juga berharap ke depan agar sarana persalinan dimana pun berada harus tetap berhati hati dan mengikuti standar operasional prosedur yang diberlakukan serta menjaga keamanan dan keselamatan ibu dan bayi,” katanya.

Menurut Erwin, pentingnya komunikasi yang baik antar kedua belah pihak yakni dari keluarga pasien dan pihak fasilitas kesehatan (faskes) agar tidam terulang kembali tragedi bayi tertukar di lain waktu.

Sebelumnya, AKP Yohannes Redhoi Sigiro selaku Kasat Reskrim Polres Bogor mengungkapkan penyelidikan telah dilakukan oleh pihak kepolisian terkait kasus dugaan Siti Mauliah yang bayinya tertukar. Orang tua yang bayinya tertukar dan pihak rumah sakit (RS) akan segera dipanggil.

“Setelah pengaduan, menjadi dasar kami melakukan upaya kepolisian. Betul, kami akan melakukan klarifikasi atau interogasi kepada pihak-pihak terkait peristiwa ini. Dari mulai pihak rumah sakit, pihak diduga bayinya tertukar,” ujar Giro, panggilan akrabnya, Jumat (11/8).

Saat ini, pihak kepolisian sudah memperoleh duduk perkara dari pihak keluarga Siti. Polisi akan meminta keterangan kepada semua orang yang bersangkutan.

“Ini akan terus berkembang, nanti kita akan lihat faktanya seperti apa. Intinya proses ini, pengaduan ini sudah diterima pimpinan kami. Kami akan laksanakan pasti apa yang tadi ditanyakan, karena orang-orang tersebut yang akan bisa menjelaskan bagaimana peristiwa ini terjadi,” tuturnya.

Giro mengatakan, fakta-fakta penyebab kejadian dugaan bayi tertukar tersebut akan diselidiki terlebih dahulu. Sebelum menentukan akan melakukan tes DNA atau tidak, polisi akan melihat perkembangan perkara ini dulu.

“Itu nanti kita lihat perkembangannya. Sementara ini yang sudah kami dapat keterangannya dari pengadu, yang disampaikan oleh kuasa hukumnya,” ujarnya.

Berita Terkait

Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal
Bupati Kukar Audiensi ke Kemendukbangga, Pastikan Menteri BKKBN Hadiri Harganas ke-32 di Tenggarong
Bupati Kukar Resmikan Masjid, Dorong GEMA Tembus Hingga Pelosok Desa
Desa Mulawarman Buka 400 Hektare Sawah, Petani Siap Genjot Ketahanan Pangan
Gerak Cepat Pemkab Kukar Redam Isu Takaran Minyak Goreng
Perikanan Jadi Andalan Embalut, Raup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan
Ramadan Jadi Momentum Uji Kesiapsiagaan, Redkar Kukar Ditempa di Tengah Malam
Pemekaran Wilayah Tenggarong Seberang Dinilai Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru