Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Setelah absen selama lima tahun, Festival Jembayan Kampung Tuha (FJKT) kembali digelar dengan meriah, bertepatan dengan perayaan 390 tahun sejarah Pemarangan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Rangkaian acara berlangsung mulai 12 hingga 20 Juli 2025.

Pembukaan festival pada Sabtu (12/7/2025) di halaman Kantor Desa Jembayan dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar Firnadi Ikhsan, perwakilan Otorita IKN, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Awang Yakub Luthman, Plt. Sekcam Loa Kulu Khairuddinata, Forkopimcam, para kepala desa, dan tokoh adat setempat.

Kepala Desa Jembayan, Erwin, menyampaikan bahwa gelaran terakhir FJKT berlangsung pada 2019 sebelum tertunda akibat pandemi COVID-19 dan kendala teknis lainnya. Tahun ini, festival dihidupkan kembali dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“FJKT bukan sekadar perayaan hari jadi desa. Ini adalah momentum untuk mengangkat budaya lokal sekaligus memperkuat perekonomian warga, khususnya lewat UMKM,” ujarnya.

Festival menghadirkan deretan stan UMKM kuliner dari setiap RT di Desa Jembayan. Kehadiran pelaku usaha lokal ini diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama acara berlangsung.

Tak hanya itu, pelestarian budaya menjadi inti dari kegiatan ini. Erwin menegaskan bahwa FJKT adalah bentuk penghormatan terhadap sejarah dan para tokoh leluhur, mulai dari raja hingga aulia, yang berperan dalam membangun persatuan masyarakat Kutai di kawasan Pemarangan.

“Lewat festival ini, kami ingin kembali menanamkan nilai gotong royong, musyawarah, dan kearifan lokal yang sejak lama menjadi identitas masyarakat Jembayan,” tambahnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, FJKT diharapkan menjadi agenda budaya tahunan yang tak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas di pedesaan Kukar.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru