Perdagangan Ginjal Terbongkar, Anggota Polres Bekasi Hingga Pegawai Imigrasi Terseret

- Jurnalis

Sabtu, 22 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri Tangkap 12 Tersangka Terkait Penjualan Ginjal Jaringan Internasional. (Dok. Kompas)

Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri Tangkap 12 Tersangka Terkait Penjualan Ginjal Jaringan Internasional. (Dok. Kompas)

KanalAnalisis.com, Jakarta – Seorang anggota polisi yang diketahui bernama Aipda M alias D diduga berkaitan dengan kasus jaringan jual beli ginjal Internasional jaringan Kamboja merupakan salah satu anggota Polres Metro Bekasi Kota.

Kombes Hengki Haryadi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membenarkan hal tersebut. Dilansir dari Liputan6.com.

“Ada, anggota Polres Bekasi Kota,” kata Hengki Haryadi, Jumat (21/7/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan, Aipda M alias D sekarang ini sedang menjalani pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya. Aipda M alias D akan terjerat sanksi pidana dan kode etik Polri
terkait kasus sindikat jual beli ginjal ini.

“Tentu langkah-langkah pidana disertai dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Propam, nantinya,” ujar Trunoyudo.

Trunoyudo belum dapat memberikan penjelasan terkait sanksi etik yang Aipda M alias D terima. Trunoyudo berpendapat bahwa, proses sidang yang akan menentukan sanksi etik yang akan diterima oleh Aipda M alias D.

“Itu melalui mekanisme, saya tidak bisa mendahului. Karena itu ada mekanisme proses sidang, tentu melalui mekanisme proses sidang dulu,” katanya.

Diketahui, Aipda M alias D yang merupakan seorang anggota Polri diduga telah berperan serta pada kasus jual beli ginjal Internasional jaringan Kamboja. Kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjadi saksi bisu terbongkarnya perdagangan ginjal tersebut.

Para tersangka diduga merasa tertipu oleh Aipda M alias D dengan alasan ia akan memberikan pengamanan apabila kasus tersebut terbongkar. Melalui tipu dayanya, Aipda M dapat mengantongi uang hingga ratusan juta.

“Yang bersangkutan menerima uang sejumlah Rp612 juta ini, menipu pelaku-pelaku menyatakan yang bersangkutan bisa urus agar tidak dilanjutkan kasusnya,” kata Kombes Hengki Haryadi selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada konferensi pers, Kamis (20/7/2023).

Hengki juga mengatakan bahwa Aipda M alias D mempunyai peran untuk mencegah proses penyidikan.

“Dengan cara suruh buang handphone, berpindah tempat, yang pada intinya menghindari pengejaran pihak kepolisian,” katanya.

Selain anggota Polri, seorang pegawai Imigrasi berinisial AH juga terseret dalam kasus tersebut. AH diduga bertindak dengan cara membebaskan korban ketika proses pemeriksaan imigrasi di Bandara Ngurah Rai Bali.

“Dalam fakta hukum yang kami temukan yang bersangkutan menerima uang Rp3,2 juta sampai Rp3,5 juta dari pendonor yang diberangkatkan dari Bali,” ujar Hengki.

Berita Terkait

Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal
Bupati Kukar Audiensi ke Kemendukbangga, Pastikan Menteri BKKBN Hadiri Harganas ke-32 di Tenggarong
Bupati Kukar Resmikan Masjid, Dorong GEMA Tembus Hingga Pelosok Desa
Desa Mulawarman Buka 400 Hektare Sawah, Petani Siap Genjot Ketahanan Pangan
Gerak Cepat Pemkab Kukar Redam Isu Takaran Minyak Goreng
Perikanan Jadi Andalan Embalut, Raup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan
Ramadan Jadi Momentum Uji Kesiapsiagaan, Redkar Kukar Ditempa di Tengah Malam
Pemekaran Wilayah Tenggarong Seberang Dinilai Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru