Kirim Dokumen Resmi Dengan Email Pribadi, Menteri Dalam Negeri Inggris Mundur

- Jurnalis

Kamis, 20 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suella Bravermen Menteri Dalam Negeri Inggris (news.detik.com)

Suella Bravermen Menteri Dalam Negeri Inggris (news.detik.com)

 

Kanalanalisis.com, Jakarta- Suella Bravermen Menteri Dalam Negeri Inggris mundur pada rabu, 19 Oktober 2022 waktu setempat, sementara itu Perdana Menteri Liz Truss karena kondisi politik Negara yang terkenal dengan sepak bolanya tersebut didesak untuk mundur namun perdana menteri inggris ini enggan untuk mundur.

Dilansir dari News.Detik.com Braverman mengatakan dia mundur setelah dia mengirim dokumen resmi kepada rekanya dengan menggunakan email pribadi, dia menyebut itu sebagai “pelanggaran teknis”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi pemrintahan sayap kanan (konservatif, Kapitalis-ekonomi liberal) yang di pimpim oleh Liz Truss sedang tidak stabil, bahkan suella Bravermen mengatakan dia memiliki perhatian khusus bahwa Liz Truss telah melanggar janji politiknya. Bravermen hanya menjabat selama 43 hari sebagai Menteri, dia mundur ketika pemrintahan Liz Truss dilanda krisis mengenau pemotingan pajak pemrintah

Berikut ini adalah surat pengunduran diri Suella Bravermen kepada Perdana Negeri Inggris :

 

The Rt Hon Liz Truss MP

Perdana Menteri

10 Downing Street

London SW1A 2AA

 

19 Oktober 2022

 

Kepada Perdana Menteri

 

Dengan sangat menyesal saya sampaikan surat pengunduran diri saya.

 

Kemarin, saya mengirimkan dokumen resmi dari email pribadi saya kepada rekan parlemen yang terpercaya sebagai bagian dari pelibatan kebijakan, dan dengan maksud menggalang dukungan untuk kebijakan pemerintah dalam isu migrasi. Hal tersebut menimbulkan pelanggaran aturan teknis. Sebagaimana Anda tahu, dokumen itu adalah draf Pernyataan Tertulis Kementerian mengenai masalah migrasi, karena perlu diterbitkan segera. Sebagian besarnya sudah dibahas bersama para anggota dewan. Kendati demikian, adalah keputusan yang tepat bagi saya untuk undur diri.

 

Segera setelah saya menyadari kekeliruan saya, saya segera melaporkan masalah itu ke saluran resmi, dan mengabari Sekretaris Kabinet. Sebagai Menteri Dalam Negeri, saya berusaha mempertahankan standar tertinggi dan pengunduran diri saya adalah hal yang baik untuk saya lakukan. Jalannya pemerintahan bergantung pada orang yang bertanggung jawab atas kesalahan mereka. Berpura-pura bahwa kita tidak bikin salah, melanjutkan pekerjaan seolah-olah tidak ada orang yang melihat kita bikin kesalahan, dan berharap semuanya bakal baik-baik saja secara ajaib, itu bukanlah politik yang serius. Saya telah berbuat salah; Saya menerima tanggung jawabnya; Saya mundur.

 

Jelas, kita masih melalui masa-masa kacau. Saya punya perhatian mengenai arah pemerintahan ini. Tidak hanya apakah kita telah merusak sumpah yang kita janjikan kepada pemilih kita, tapi saya punya perhatian serius mengenai komitmen pemerintah untuk menghormati komitmen manifesto, seperti mengurangi angka migrasi keseluruhan dan menghentikan migrasi ilegal, khususnya yang berasal dari penyeberangan perahu-perahu kecil berbahaya.

 

Suatu kehormatan yang besar bagi saya untuk bertugas di Kementerian Dalam Negeri. Bahkan dalam waktu singkat saya di Kementerian ini, sudah jelas bahwa ada banyak yang perlu diperbua, dalam hal menuntaskan prioritas dari warga Britania. Mereka berhak atas kebijakan yang baik, kebijakan imigrasi yang mereka mau dan memilih kita dengan angka yang jelas pada pemilu kemarin, dan hukum yang dapat melayani kepentingan publik, dan bukan demi kepentingan egois pemrotes.

 

Saya sangat berterima kasih kepada semua pegawai saya, para penasihat khusus dan tim kementerian atas semua bantuannya selama saya menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Secara khusus, saya hendak menyampaikan hormat saya kepada polisi dan polwan heroik dan semua yang bekerja di Pasukan Perbatasan dan dalam penjagaan keamanan kita. Untuk mengawasi Operasi Jembatan-operasi terbesar dalam satu generasi-adalah suatu kehormatan dan saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengabdi.

 

Semoga suksesor saya sukses,

Dengan hormat,

 

Sumber : Surat Resign Mendagri Inggris Yang Mundur Usai Salah Kirim Email

Editor : Muhammad Amin Khizbullah

Berita Terkait

Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal
Bupati Kukar Audiensi ke Kemendukbangga, Pastikan Menteri BKKBN Hadiri Harganas ke-32 di Tenggarong
Bupati Kukar Resmikan Masjid, Dorong GEMA Tembus Hingga Pelosok Desa
Desa Mulawarman Buka 400 Hektare Sawah, Petani Siap Genjot Ketahanan Pangan
Gerak Cepat Pemkab Kukar Redam Isu Takaran Minyak Goreng
Perikanan Jadi Andalan Embalut, Raup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan
Ramadan Jadi Momentum Uji Kesiapsiagaan, Redkar Kukar Ditempa di Tengah Malam
Pemekaran Wilayah Tenggarong Seberang Dinilai Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru