Isu Penculikan Sampai Berbuntut Pembakaran di Wamena Masih Dalam Pemeriksaan Polisi

- Jurnalis

Jumat, 24 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas berupaya memadamkan api pada bangunan yang dibakar oleh massa. (Dok. Merdeka.com)

Petugas berupaya memadamkan api pada bangunan yang dibakar oleh massa. (Dok. Merdeka.com)

KanalAnalisis.com, Jakarta – Kepolisian mengungkapkan akan terus melakukan pemeriksaan terkait kasus keributan yang berlangsung di Kampung Sapalek, Jalan Trans Irian, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Kombes Ignatius Benny Prabowo selaku Kabid Humas Polda Papua mengungkapkan kericuhan yang berlangsung pada Kamis (23/2) berkisar pukul 12.30 WIT tersebut, diawali dengan adanya isu yang berkaitan tentang penculikan anak.

Walaupun demikian, Benny meyakinkan hingga sekarang kebenaran terkait penculikan tersebut tidak dapat terkonfirmasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada sebuah mobil tujuan Kampung Yomaima yang ditahan oleh Masyarakat di Kampung Sinakma yang diduga sopir mobil tersebut adalah oknum penculikan anak sehingga ini yang membuat kehebohan ditengah masyarakat,” katanya melalui keterangan tertulis. Dilansir dari cnnindonesia.com.

Benny menyatakan Hesman S Napitupulu selaku Kapolres Jayawijaya AKBP dan anggota yang turun tangan langsung untuk melakukan mediasi dan sempat memperoleh pemberontakan oleh masyarakat.

Dia juga mengatakan, isu mengenai penculikan anak ini meluas sampai menyerang para aparat kepolisian.

“Kami diserang dengan batu yang dilemparkan kepada anggota hingga kami memberikan tembakan peringatan untuk memukul mundur namun tak diindahkan dan massa semakin berulah sampai membakar beberapa bangunan ruko,” kata Hesman.

Selanjutnya, Hesman mengatakan sekarang ini pengawasn di sekitat TKP tetap dilakukan oleh anggota Polres Jayawijaya dan BKO Brimob dengan bantuan personel BKO Kodim 1702 Jayawijaya.

Himbauan diberikan Hesman kepada masyarakat supaya tidak mudah termakan informasi yang belum bisa dibuktikan kebenarannya.

“Untuk kasus ini akan kami selidiki penyebab awal dan siapa saja dalangnya hingga membuat kericuhan, kami juga saat ini masih berupaya menenangkan massa. Untuk kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian ini akan kami dalami,” tuturnya.

Berita Terkait

Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal
Bupati Kukar Audiensi ke Kemendukbangga, Pastikan Menteri BKKBN Hadiri Harganas ke-32 di Tenggarong
Bupati Kukar Resmikan Masjid, Dorong GEMA Tembus Hingga Pelosok Desa
Desa Mulawarman Buka 400 Hektare Sawah, Petani Siap Genjot Ketahanan Pangan
Gerak Cepat Pemkab Kukar Redam Isu Takaran Minyak Goreng
Perikanan Jadi Andalan Embalut, Raup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan
Ramadan Jadi Momentum Uji Kesiapsiagaan, Redkar Kukar Ditempa di Tengah Malam
Pemekaran Wilayah Tenggarong Seberang Dinilai Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru