Bendungan Marangkayu Jadi Solusi Ketahanan Air di Tengah Ancaman Perubahan Iklim

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendungan menjadi wadah penting bagi warga di Kecamatan Marang Kayu. (istimewa)

Bendungan menjadi wadah penting bagi warga di Kecamatan Marang Kayu. (istimewa)

TENGGARONG – Pembangunan Bendungan Marangkayu di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan mampu menjadi solusi utama dalam mengatasi permasalahan ketahanan air di Kalimantan Timur.

Di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata, proyek ini menjadi langkah konkret untuk menjamin ketersediaan air di masa depan, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, maupun industri.

Asisten II Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menegaskan bahwa pembangunan bendungan ini sangat krusial, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dan perubahan pola musim yang semakin sulit diprediksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan adanya perubahan pola cuaca yang tidak menentu, keberadaan bendungan ini akan sangat membantu dalam menjaga ketersediaan air, terutama di musim kemarau yang semakin panjang akibat dampak perubahan iklim,” ujarnya kepada sejumlah media pada Senin (24/2/2025).

Selain sebagai sumber utama air baku, Bendungan Marangkayu juga berperan besar dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kukar.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Yosiandi Radi, mengungkapkan bahwa Bendungan Marangkayu dirancang untuk memiliki kapasitas tampungan besar agar dapat menyuplai air secara berkelanjutan.

Menurutnya, bendungan ini akan mampu menyediakan air baku sebesar 450 liter per detik untuk kebutuhan domestik dan industri, serta mengaliri lahan pertanian seluas 1.500 hektare. Dengan kapasitas tersebut, Bendungan Marangkayu diharapkan dapat menjadi sumber utama sistem irigasi di wilayah tersebut.

“Bendungan ini akan menjadi tulang punggung bagi sektor pertanian di Marangkayu dan sekitarnya. Dengan pasokan air yang stabil, petani tidak lagi harus bergantung sepenuhnya pada curah hujan, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” jelas Yosiandi.

Selain itu, Bendungan Marangkayu juga dirancang untuk mendukung ketahanan air di Kukar dalam jangka panjang. Ancaman perubahan iklim yang semakin nyata membuat kebutuhan akan infrastruktur pengelolaan air semakin mendesak.

“Saat ini, kita tidak hanya menghadapi musim kemarau yang lebih panjang, tetapi juga intensitas hujan yang tidak menentu. Dengan adanya bendungan ini, kita dapat mengatur distribusi air secara lebih efektif dan efisien,” pungkasnya. (adv)

Penulis : Redaksi 

Berita Terkait

Alasan Bupati Kukar Enggan Ekspor Mentah Pasir Silika
Tahun Ini Kukar Siap Sambut Operasional Empat RSUD Baru
Pemkab Kukar Kolaborasi BPJS Kesehatan, Warga Kian Mudah Berobat
Kolaborasi dengan PKN STAN, Pemkab Kukar Siapkan SDM Unggul
Pemkab Kukar Gelar Pra Forum Perangkat Daerah untuk Kawal Aspirasi Warga
Pemkab Kukar Tingkatkan Kapasitas Air Bersih untuk Warga Muara Jawa dan Samboja
Pemkab Kukar Sesuaikan Anggaran, Efisiensi Rp400 Miliar Untuk Perjalanan Dinas
Industri Bahan Peledak Catatkan Investasi Rp200 Miliar, Sekda Kukar Berikan Apresiasi

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru