Perikanan Jadi Andalan Embalut, Raup Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi peternak ikan di desa. (Kontributor KMM)

Ilustrasi peternak ikan di desa. (Kontributor KMM)

Tenggarong – Desa Embalut di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), kian menegaskan identitas barunya sebagai sentra perikanan air tawar. Produksi ikan dari desa ini stabil di angka 2 ton per hari, menjadikannya salah satu pemasok utama ikan segar ke pasar-pasar di Kukar dan sekitarnya.

Capaian ini menjadi kontras dengan citra lama Embalut yang dikenal sebagai wilayah tambang. Kini, sektor perikanan menjadi tulang punggung ekonomi warga, menggantikan dominasi sektor pertambangan.

“Warga kami sudah terbiasa mengirim ikan ke pasar-pasar sekitar. Produksi kami stabil, bahkan saat desa lain terdampak penyakit ikan, di sini masih aman,” kata Kepala Desa Embalut, Yahya, Selasa (11/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perikanan air tawar di Embalut telah dirintis sejak lama. Jauh sebelum wacana penutupan tambang mencuat pada 2027, warga sudah menekuni budidaya ikan secara mandiri. Pendapatan yang dihasilkan pun tak main-main—antara Rp15 juta hingga Rp30 juta per bulan, tergantung skala usaha.

“Kalau punya banyak keramba dan dikelola dengan baik, bisa untung bersih sampai Rp30 juta per bulan. Saya sendiri dulu bercita-cita punya 60 kotak keramba,” ungkap Yahya.

Meski demikian, sektor ini bukannya tanpa tantangan. Wabah penyakit ikan seperti Bangar dan KHP telah membuat banyak pembudidaya di wilayah lain gulung tikar. Namun, warga Embalut memiliki cara sendiri.

“Di Loa Kulu, misalnya, banyak petani ikan kolaps karena penyakit ini. Tapi di sini kami punya cara sendiri,” lanjut Yahya. Ia menjelaskan bahwa metode pencegahan dan pengobatan yang digunakan di Embalut dikembangkan lewat pengalaman lapangan bertahun-tahun, dan belum tentu dikenal di kalangan akademisi.

Uniknya, keberhasilan sektor perikanan Embalut tidak berkaitan dengan lahan pasca-tambang. Kolam-kolam ikan di desa ini dibangun secara mandiri, memanfaatkan sumber air alami yang melimpah.

“Perikanan di sini berkembang bukan karena tambang tutup atau karena dampak lahan bekas tambang. Sejak dulu kami melihat bahwa air dan sumber daya yang kami miliki adalah potensi besar,” tegasnya.

Kini, tak sedikit mantan pekerja tambang yang beralih ke budidaya ikan. Mereka melihat potensi jangka panjang sektor ini yang lebih stabil dan ramah lingkungan.

“Saya dari awal sudah bilang ke warga, jangan hanya mengandalkan tambang. Belajar usaha sendiri, salah satunya lewat perikanan ini,” kata Yahya.

Ke depan, ia berharap sektor ini tak hanya berhenti pada pengiriman ikan segar ke pasar. Yahya mendorong adanya hilirisasi produk perikanan seperti abon, kerupuk ikan, hingga olahan siap saji. Dengan begitu, nilai tambah akan meningkat dan membuka lapangan kerja baru.

“Kalau kita kelola dengan ilmu dan kompak, perikanan ini bisa menopang ekonomi desa jauh ke depan,” tutupnya.

Dengan produksi yang stabil, teknik budidaya yang mumpuni, dan semangat warga untuk mandiri, Desa Embalut kini menjelma menjadi salah satu poros perikanan air tawar paling menjanjikan di Kutai Kartanegara. (adv)

Berita Terkait

Festival Jembayan Kampung Tuha Kembali Hadir, Hidupkan Budaya dan UMKM Lokal
Bupati Kukar Audiensi ke Kemendukbangga, Pastikan Menteri BKKBN Hadiri Harganas ke-32 di Tenggarong
Jelang Akhir Jabatan, Edi Damansyah Pastikan Program Kukar Idaman Tetap Berlanjut
Lewat Program Kukar Berzakat 2025, Bupati Edi Dorong ASN dan Dunia Usaha Tunaikan Zakat di Daerah
Operasi Ketupat Mahakam Dimulai, Pemkab Kukar Siap Kawal Mudik Lebaran 2025
Hangatnya Ramadan di Tenggarong Seberang: Santri, Bantuan, dan Harapan Baru untuk Masjid At-Takwa
Ramadan Penuh Berkah, Wabup Kukar Bagikan 15 Paket Umrah di Tengah Ribuan Jamaah
Pemkab Kukar Siapkan Dana Rp62,4 Miliar untuk Sukseskan PSU Pilkada 2025

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru