Tenggarong – Wajah baru Pulau Kumala segera hadir. Pembangunan wahana waterboom yang dimulai sejak 2023 kini memasuki tahap akhir, meski sempat tersendat oleh kendala teknis dan perubahan desain. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata optimistis proyek ini tuntas pada Oktober 2025.
Pelaksana Tugas Kepala Dispar Kukar, Arianto, menyebut hambatan di lapangan menjadi penyebab mundurnya jadwal.
“Harusnya tahun ini sudah beroperasi, tetapi ada beberapa penyesuaian pengerjaan. Sekarang prosesnya hampir rampung,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Waterboom ini digadang-gadang menjadi salah satu ikon rekreasi baru di Kukar. Bukan sekadar kolam renang, fasilitasnya akan dilengkapi kolam arus, berbagai permainan air modern, dan taman tematik untuk memperkaya pengalaman pengunjung.
“Konsepnya modern, inovatif, dan belum banyak ada di daerah lain,” tambah Arianto.
Selain Pulau Kumala, Dispar juga memprioritaskan pengembangan Waduk Panji sebagai alternatif wisata masyarakat. Strateginya adalah fokus pada destinasi terdekat terlebih dahulu, agar manfaatnya bisa segera dirasakan.
Arianto menegaskan bahwa pembangunan pariwisata harus berbasis langkah nyata.
“Jangan hanya bermimpi besar tanpa hasil. Lebih baik mulai dari proyek kecil tapi benar-benar terwujud dan bermanfaat,” tegasnya.
Jika sesuai rencana, waterboom Pulau Kumala akan menjadi magnet baru wisata Kukar saat liburan akhir tahun, sekaligus simbol keberlanjutan pengembangan wisata lokal berbasis kualitas dan realisasi.


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










