Stunting Nol, Anggaran Naik: Strategi Panjang Desa Rapak Lambur

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bayi dan ibu saat menunggu di posyandu. (Kontributor KMM)

Ilustrasi bayi dan ibu saat menunggu di posyandu. (Kontributor KMM)

Tenggarong – Saat sebagian desa di Kutai Kartanegara masih berjibaku menekan angka stunting, Desa Rapak Lambur menempuh jalur berbeda: mempertahankan status bebas stunting dengan strategi berkelanjutan.

Desa yang berada di Kecamatan Tenggarong ini dikenal sebagai wilayah dengan nol kasus stunting. Namun, alih-alih mengendurkan upaya, pemerintah desa justru menambah porsi anggaran untuk program pencegahan.

Tahun ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Rapak Lambur meningkatkan alokasi anggaran untuk penanganan dan pencegahan stunting dari sebelumnya 10 persen menjadi 19 persen dari total Dana Desa. Nilainya pun naik signifikan dari Rp113 juta pada 2024 menjadi lebih tinggi di 2025 (nominal belum disebutkan secara pasti).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak ingin lengah meskipun tidak ada kasus stunting. Pencegahan lebih baik daripada mengobati, dan kami ingin terus menjaga status desa ini bebas dari stunting,” ujar Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, Kamis (13/3/2025).

Program pencegahan yang dijalankan tak hanya sebatas pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil. Pemdes juga menyusun strategi menyeluruh: mulai dari pemberian vitamin dan asupan gizi untuk ibu dan anak, suplemen tablet tambah darah untuk remaja putri, hingga penyuluhan pola makan sehat.

Rangkaian kegiatan seperti rembuk stunting dan Focus Group Discussion (FGD) rutin digelar. Melalui dialog terbuka bersama ibu hamil dan kader kesehatan, desa berupaya memastikan bahwa program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan warga.

Yusuf menegaskan bahwa pendekatan mereka tak hanya soal kesehatan fisik. “Di tahun ini, Pemdes mau meningkatkan SDM mulai dari ibu hamil, balita, pemuda dan pemudinya. Karena anak-anak itu adalah aset desa,” ujarnya.

Langkah Rapak Lambur merefleksikan bahwa pencegahan stunting bukan sekadar upaya temporer, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia. Dengan menyasar akar persoalan sejak dini, desa ini ingin menjamin generasi mendatang tumbuh sehat dan cerdas.

Rapak Lambur bisa menjadi contoh bahwa status “Zero Stunting” bukan titik akhir, tapi justru awal dari komitmen berkelanjutan. Ketika banyak desa menunggu munculnya masalah untuk bertindak, desa ini membuktikan bahwa pencegahan adalah strategi paling efektif membangun masa depan. (adv)

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru