Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Sebulu memusatkan perhatian pada perbaikan infrastruktur sebagai langkah strategis untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Peningkatan akses jalan antar desa menjadi fokus utama, demi memperlancar distribusi hasil pertanian dan komoditas lokal lainnya.
Camat Sebulu, Ardian Syahputra, mengungkapkan pada 8 Juli 2025 bahwa perbaikan jalan penghubung merupakan salah satu kebutuhan mendesak warga. Tahun ini, beberapa ruas di Desa Segihan dan Sebulu Ilir telah dimasukkan dalam daftar prioritas pembangunan.
“Jalan yang layak akan mempermudah mobilitas warga sekaligus menghidupkan sektor pertanian dan UMKM di wilayah kami,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ardian, infrastruktur yang baik akan mempercepat penyaluran hasil panen dan produk lokal ke pasar, sehingga pendapatan masyarakat dapat meningkat.
Program ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dan masyarakat setempat melalui musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).
Dukungan juga datang dari warga, seperti Rahmawati dari Desa Sebulu Ulu, yang menyampaikan bahwa jalan rusak telah lama menjadi kendala utama.
“Kalau hujan, jalan berlumpur dan sulit dilewati. Kami berharap perbaikan ini benar-benar membawa perubahan,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Sebulu menargetkan 60% infrastruktur jalan utama dapat rampung hingga akhir 2025. Target tersebut menjadi bagian dari rencana jangka menengah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










