Sambut IKN, Veridiana Huraq: Raperda Bahasa Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

- Jurnalis

Senin, 20 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah DPRD

Ketua Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah DPRD

 

Samarinda – Ketua Pansus Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah DPRD, Veridiana Huraq Wang menyebut, pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar sebagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah sehingga tidak punah dan juga melindungi bahasa daerah yang ada di Kaltim.

Diketahui, sebelumnya Tim Panitia Khusus (Pansus) Pengutamaan Bahasa Indonesia dan Perlindungan Bahasa dan Sastra Daerah DPRD Kaltim menggelar RPB pada Senin, (20/3/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RDP tersebut menghadirkan sejumlah pihak, diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kaltim, Biro Hukum, Kakanwil Kemenkumham Kaltim, Kantor Bahasa Kaltim, Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Perguruan Ilmu Pendidikan Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Mulawarman serta Tokoh Sastra dan Budaya.

“Jangan sampai bahasa daerah di Kaltim ini punah, apalagi zaman sekarang sudah maju dan modern sekali jangan sampai nanti anak cucu kita tidak tahu bahasa ibunya,” jelas Veridiana.

Veridiana mengatakan pembahasan Raperda tersebut akan lebih mengacu pada pengutamaan bahasa dan masukan yang meminta agar lebih fokus kepada strategi kebijakannya setelah menyambut adanya Ibu Kota Negara (IKN).

Menurutnya, sebaiknya penggunaan bahasa daerah harus disesuaikan dengan asal suku sehingga tetap terjaga setiap bahasa yang ada.

“Dari mitra kami meminta lebih baik bahwa penggunaan bahasa itu disesuaikan dengan suku. Misalnya bahasa Kutai kan sekarang dikategorikan dengan suku Melayu. Nah sebaiknya disebutkan bahasa Kutai, Kutai sesuai dengan sukunya,” ujarnya.

Veridiana mengaku dalam forum RDP tersebut telah menerima banyak masukan dari sejumlah pihak yang hadir dalam forum RDP itu.

Beberapa masukan itu, kata dia, tentu menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembahasan Raperda.

Kemudian, nantinya juga akan memberikan ruang kepada kabupaten/kota masing-masing untuk menetapkan bahasa daerah apa yang akan dipakai di wilayahnya masing-masing.

Sehingga nantinya Raperda tersebut ketika disahkan menjadi Perda, akan secara spesifik mengatur bahasa daerah apa yang masih hidup dan mendominasi di wilayahnya masing masing.

“Sebab di Kaltim ini kabupaten/kota beda beda nih yang mayoritas bahasa nya beda. Contohnya di Kukar bisa bahasa Kutai tapi kalau di Mahakam Ulu kita bisa pakai bahasa Dayak Kenyah dan tidak bisa bahasa kutai,” jelasnya. (Andra/Adv/DPRD Kaltim).

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru