Perlu Perhatikan Tenaga Pendidik, Reza Berharap Usulan TPP Segara Ditindaklanjuti Pemprov

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Reza Fachlevi. [Ist]

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Reza Fachlevi. [Ist]

 

Samarinda- Tenaga pendidik derah perlu lebih mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini berkaitan dengan regulasi pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi IV DPRD Kaltim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RDP digelar bersama Forum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kaltim, Senin (29/5/2023).

Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, persoalan yang dibahas dalam RDP tersebut sebenarnya telah lama. Namun hingga kini belum menemukan titik terang. Sehingga atas dasar itulah, forum guru menyampaikan persoalan tersebut ke komisi IV DPRD Kaltim.

“Ada beberapa usulan yang mereka minta tadi terkait TPP barusan kami terima. Nanti usulan ini akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah,” kata Reza.

Ia berharap permasalahan terkait TPP segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, karena hal tersebut berhubungan dengan tenaga pendidik daerah yang seharusnya perlu diperhatikan.

Dalam mewujudkan harapan guru PPPK Kaltim, komisi IV akan mengusulkan untuk membuat tim khusus yang nantinya secara terus-menerus mengawal proses realisasi TPP tenaga pendidik.

“Tim terdiri dari anggota komisi IV DPRD Kaltim, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Pendidikan, BPKAD, Biro Hukum dan PGRI. Tim bertugas melakukan sinkronisasi antara regulasi PP dengan peraturan yang ada di daerah,” tuturnya.

Sebenarnya, kata dia, persoalan TPP akan mengikuti regulasi di pemerintah pusat, jika memang pusat telah mengatur hal tersebut maka di daerah wajib menjalankannya.

“Pemprov juga perlu melihat kemampuan keungan daerah, jika memang terbilang mampu maka segera dibayarkan TPP sesuai regulasi yang berlaku,” tandasnya. (Andra).

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru