Pembangunan Besar di Tenggarong Masuki Bulan Keempat, Warga Dorong Penataan Lalu Lintas Lebih Maksimal

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Sejak awal 2025, Kecamatan Tenggarong menjadi salah satu pusat pengerjaan proyek infrastruktur berskala besar di Kutai Kartanegara. Memasuki bulan keempat, sejumlah pekerjaan strategis terus berjalan, meliputi pelebaran jalan utama, pembangunan jembatan baru, perbaikan saluran drainase, hingga penataan kawasan bantaran Sungai Tenggarong.

Camat Tenggarong, Sukono, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program pembangunan multiyears yang sudah disiapkan sejak 2024. Menurutnya, penggunaan alat berat dan mobilisasi material di lapangan memang membutuhkan ruang kerja luas, sehingga beberapa ruas jalan harus mengalami penyesuaian.

“Pekerjaan utama saat ini mencakup pelebaran Jalan Ahmad Yani, pembangunan jembatan pengganti jembatan besi lama, serta perbaikan sistem drainase di titik-titik rawan banjir,” jelasnya, Selasa (15/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski progres berjalan cepat, warga mulai merasakan dampak pada kelancaran lalu lintas. Sistem buka-tutup jalan di sejumlah lokasi proyek memicu antrean kendaraan, khususnya di jam sibuk.

Syaifudin, warga setempat, mengaku waktu tempuhnya kini lebih lama akibat penyempitan jalur. Ia berharap ada penanganan tambahan di lapangan.

“Kalau pagi dan sore macetnya lumayan panjang. Sebaiknya ada petugas yang mengatur supaya arusnya lancar,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Sukono menyatakan pihak kecamatan sejak awal telah melakukan sosialisasi bersama Dinas Pekerjaan Umum, ketua RT, LPM, dan tokoh masyarakat. Ia menegaskan akan kembali berkoordinasi untuk menambah personel pengatur lalu lintas di titik-titik padat.

“Kami akan evaluasi kembali pola pengaturan arus kendaraan, termasuk opsi menempatkan petugas jaga tambahan,” ucapnya.

Sukono mengajak masyarakat untuk tetap bersabar selama proses berlangsung. Ia menekankan bahwa proyek ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

“Sekarang mungkin terasa mengganggu, tapi manfaatnya akan kita rasakan bersama untuk jangka panjang,” pungkasnya.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru