Nutuk Beham di Kedang Ipil: Warisan Adat yang Menyatukan Iman dan Perputaran Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Selama tiga hari, 9–11 Mei 2025, Desa Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Darat dipenuhi suara tabuhan lesung dan tawa masyarakat. Tradisi Nutuk Beham, warisan leluhur Kutai Adat Lawas, kembali digelar dengan penuh khidmat sekaligus meriah.

Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini bukan sekadar pesta adat. Menurut Awang Rifani, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Bidang Kebudayaan, Nutuk Beham adalah simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan hasil bumi sekaligus doa agar alam tetap memberi kesuburan.

“Ini bukan hanya ritual, tapi keyakinan turun-temurun yang mengajarkan kita untuk berterima kasih pada alam dan Sang Pencipta,” ujarnya di sela-sela acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ritual inti berupa menumbuk padi ketan memiliki makna tersendiri. Semakin banyak warga yang ikut menumbuk, semakin diyakini panen tahun tersebut akan melimpah. Bagi masyarakat, bunyi lesung yang bersahut-sahutan adalah pertanda keberkahan.

Tak hanya mempererat ikatan budaya, Nutuk Beham juga menjadi pemicu roda ekonomi lokal. Kedatangan pengunjung dari berbagai wilayah memberi peluang emas bagi pelaku UMKM Kedang Ipil.

“Event ini membawa dampak langsung. Penjualan meningkat, produk lokal makin dikenal,” kata Awang.

Salah satu yang merasakan manfaatnya adalah Muhammad Lana (30), penjual pentol yang juga menawarkan gula merah, tusuk sate, dan kerajinan anyaman anjat. Selama perhelatan, dagangannya laris manis.

“Acara ini menghidupkan pasar. Harapannya, tradisi seperti ini jangan sampai hilang,” tuturnya.

Bagi warga Kedang Ipil, Nutuk Beham adalah bukti bahwa kearifan lokal bisa berjalan seiring dengan kemajuan ekonomi. Warisan adat tetap lestari, sementara kesejahteraan masyarakat pun ikut terangkat.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru