Minimnya Fasilitas di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Pansus LKPJ DPRD Kaltim: Uji Petik

- Jurnalis

Jumat, 28 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur Sutomo Jabir (Ist)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Timur Sutomo Jabir (Ist)

Samarinda – Keberadaan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai minim. Maka dari itu, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) DPRD Kaltim pun angkat bicara persoalan itu.

Jabir berkata, terkait kurangnya fasilitas di rumah sakit tersebut nantinya akan menjadi catatan khusus bagi pihak Pansus untuk selanjutnya menjadi bahan rekomendasi kepada Pemprov Kaltim.

“Tanggal 18 lalu kami berkunjung ke rumah sakit itu untuk melakukan uji petik, karena ini juga bagian dari proses kerja Pansus. Terkait kurangnya fasilitas di rumah sakit itu tentu akan menjadi tantangan bagi Pemprov, apalagi rumah sakit tersebut rencananya akan dinaikkan status menjadi rumah sakit kelas A,” ucap Jabir, Jumat (28/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jabir menyebut, fasilitas yang perlu dipenuhi berupa ruang penanganan khusus untuk jenis-jenis penyakit, seperti gedung penanganan penyakit jantung maupun penyakit menular.

Menurut dia, seharusnya juga pihak RSUD Kanujoso Djatiwibowo bersama Pemprov Kaltim dapat menyediakan bangunan untuk penanganan penyakit khusus tersebut.

“Dari uji petik ini nanti akan menghasilkan rekomendasi yang akan kami serahkan, seperti bangunan untuk penanganan khusus ini akan kami masukan supaya pada tahun ini perlahan dapat dikejar. Ini juga untuk menunjang terkait rencana peningkatan kelas rumah sakit tersebut,” ujarnya menjelaskan.

Pihaknya pun mendukung terkait rencana peningkatan kelas rumah sakit tersebut. Sebab menurutnya keuntungan peningkatan kelas selain dapat menjamin kelengkapan alat, juga mendapatkan kucuran anggaran langsung dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Tentunya ini juga akan menunjang sektor kesehatan di Kaltim. Makanya kami akan merekomendasikan prioritas untuk kejar apa yang masih menjadi kekurangan,” ucapnya menegaskan. (Andra/Adv/DPRD Kaltim)

 

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru