Loa Janan Dorong Ekonomi Kreatif Lewat Budaya dan Kolaborasi Warga

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Kecamatan Loa Janan semakin memantapkan langkahnya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kutai Kartanegara. Berbasis pada kekuatan budaya dan kerja sama komunitas, pemerintah kecamatan berupaya membangun ekosistem kreatif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Camat Loa Janan, Heri Rusnadi, menuturkan bahwa keberhasilan sektor kreatif di wilayahnya bertumpu pada pendekatan kolaboratif. Setiap bulan, pihak kecamatan mengadakan Forum Group Discussion (FGD) bersama Komite Ekonomi Kreatif untuk memetakan potensi, memperluas jaringan, serta menciptakan peluang usaha baru.

“FGD ini menjadi ajang bertukar ide antar pelaku kreatif, terutama di bidang seni pertunjukan dan seni rupa, yang kini mulai berkembang pesat di Loa Janan,” jelas Heri, Selasa (15/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu tren menarik yang muncul adalah teknik airbrush pada kendaraan, yang awalnya populer di dunia mural, kini menjadi sarana ekspresi kreatif baru bagi warga.

Tak hanya itu, mulai tahun ini, pemerintah kecamatan memberikan kepercayaan penuh kepada komunitas lokal untuk menggelar festival tahunan. Tujuannya adalah memberdayakan desa sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, sekaligus menggerakkan roda perekonomian.

“Festival sekarang dikelola langsung oleh komunitas. Ini cara kami mendorong desa menjadi mandiri dalam mengelola kegiatan seni dan budaya,” ujarnya.

Keberhasilan pendekatan ini terlihat dari penyelenggaraan festival budaya yang diawali dengan tradisi Grebeg Suro. Acara tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif bisa berjalan seiring.

“Budaya adalah fondasi, dan kreativitas adalah perkembangan yang lahir darinya. Keduanya saling melengkapi dan harus dijaga bersama,” tegas Heri.

Dengan semangat inklusif, Loa Janan menargetkan diri sebagai contoh pembangunan ekonomi kreatif berkelanjutan di Kukar, yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga pada pelestarian identitas budaya lokal.(adv/Diskominfo Kukar)

 

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru