Kerta Buana, Desa Bernuansa Bali di Kaltim Siap Menjadi Pusat Wisata Religi

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Di Kecamatan Tenggarong Seberang terdapat sebuah desa yang menghadirkan nuansa Pulau Dewata di tengah bumi Kalimantan Timur. Desa Kerta Buana bukan hanya tempat tinggal bagi komunitas Hindu Bali, tetapi juga menjadi pusat pelestarian adat, tradisi, dan ritual khas Bali. Kini, desa ini tengah menyiapkan diri untuk bertransformasi menjadi destinasi wisata religi berbasis budaya yang langka ditemukan di luar Bali.

Kepala Desa Kerta Buana, I Dewa Ketut Adi Basuki, menjelaskan bahwa warganya ingin menjadikan berbagai upacara adat—mulai dari ogoh-ogoh, Hari Raya Nyepi, hingga Ngaben—sebagai daya tarik wisata yang dapat diakses oleh siapa pun tanpa harus terbang ke Bali.

“Kami ingin menghadirkan suasana spiritual dan budaya Bali di Kalimantan Timur. Semua prosesi sudah menjadi bagian dari keseharian kami di sini,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa ini juga melihat peluang besar dari wisatawan Bali yang kerap berziarah ke situs bersejarah di Muara Kaman. Dengan begitu, Kerta Buana ingin membangun koneksi wisata bersama kawasan sekitar seperti Tenggarong dan Muara Kaman untuk menciptakan jalur wisata religi dan budaya yang saling terhubung.

Pelestarian Budaya dan Sinergi Daerah

Menurut Dewa, rencana ini tidak hanya menjadi target jangka pendek, tetapi visi besar untuk menjadikan Kerta Buana sebagai simbol eksistensi budaya Bali di luar pulau asalnya. Kekuatan komunitas adat yang solid dari generasi ke generasi menjadi modal utama yang sulit ditandingi.

“Potensinya besar, tidak hanya bagi budaya, tapi juga untuk sosial dan ekonomi warga,” katanya.

Namun ia menegaskan, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, hingga partisipasi masyarakat luas.

“Manfaatnya bukan hanya untuk Kerta Buana, tapi juga untuk kemajuan Kukar,” tutupnya.

Dengan kekayaan tradisi, komunitas yang kompak, dan rencana pengembangan yang matang, Kerta Buana berpeluang menjadi ikon wisata religi dan budaya di Kalimantan Timur.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru