Kutai Kartanegara – Dalam upaya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang transportasi dan lalu lintas angkutan jalan (LLAJ), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Diklat Kecakapan Awak Kapal Angkatan XVII dan XVIII, serta Diklat Orientasi LLAJ Angkatan VI dan VII. Kedua program pelatihan ini bertujuan untuk membentuk petugas pelayanan yang handal dan berkualitas.
Pada acara pembukaan Diklat yang berlangsung di Gedung Bappeda Lantai I, Rabu (25/10/23), Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), H. Sunggono, menyampaikan sambutan atas nama Bupati Kukar, Edi Damansyah. Ia menyatakan harapannya bahwa para peserta diklat dapat mengikuti program ini dengan baik dan memperoleh keahlian yang diperlukan dalam bidang LLAJ.
“Dengan diklat ini, semoga para peserta bisa mengikuti dengan baik dan bisa mempunyai keahlian di bidang LLAJ sehingga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mempunyai SDM yang bisa diandalkan di bidangnya seperti merencanakan permodelan transportasi, mensimulasikan kinerja lalu lintas, serta menilai kinerja lalu lintas,” ujar Sunggono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Sunggono juga mengucapkan terima kasih kepada peserta diklat, pengajar, dan panitia pelaksana yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pembukaan diklat. Ia menyadari pentingnya peran mereka dalam upaya meningkatkan kualifikasi SDM di bidang transportasi dan LLAJ.
Diklat Orientasi LLAJ, salah satu bagian dari program pelatihan, mencakup berbagai mata diklat yang penting, seperti peraturan perundang-undangan di bidang LLAJ, pengantar perencanaan transportasi, karakteristik dan survey lalu lintas, karakteristik dan survey angkutan umum, karakteristik dan pengujian kendaraan bermotor, serta pengantar keselamatan LLAJ.
Kurikulum program diklat ini dirancang untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang diperlukan bagi peserta agar mereka bisa lulus dan mendapatkan sertifikat pelatihan diklat kecakapan awak kapal dan diklat orientasi LLAJ. Kurikulum tersebut harus mematuhi semua ketentuan yang berlaku dan bertujuan untuk mendidik serta mengembangkan kemampuan profesionalitas kerja di bidang transportasi serta keselamatan, sekaligus memastikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Sunggono juga menekankan pentingnya peran tenaga pengajar yang ahli di bidangnya dalam mendampingi peserta selama pelaksanaan diklat. Pesan terakhirnya adalah agar peserta diklat memanfaatkan waktu mereka sebaik-baiknya, menyerap pengetahuan dan pengalaman yang diberikan oleh tenaga pengajar, sehingga mereka dapat meraih hasil maksimal saat diklat ini selesai. Dengan demikian, diharapkan bahwa program ini akan menghasilkan SDM yang handal, profesional, dan beretika dalam memberikan pelayanan di bidang transportasi dan LLAJ.


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










