Jadi Salah Satu Penyanggah Pangan di Kaltim, Ely Dorong Kukar Perkuat Sektor Pangan

- Jurnalis

Selasa, 30 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ely Hartati Rasyid

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ely Hartati Rasyid

 

Samarinda- Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai sebagai salah satu daerah penyanggah pangan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain itu, posisinya yang menjadi kota terdekat dengan Ibu Kota Negara (IKN) yang menjadikan Kuker juga sebagai salah satu kota penyanggah pangan di IKN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut  Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ely Hartati Rasyid, Kukar yang menjadi kota terdekat dari IKN tidak boleh kalah dari penyanggah pangan yang saat ini masih tetap didatangkan dari luar daerah seperti Sulawesi dan Jawa.

Untuk itu, Kukar perlu untuk meningkatkan kinerjanya dan menuju ke arah sana (sektor pangan).

“Karena yang kita hadapi sekarang kalau misalnya itu terjadi di IKN, penyanggah pangan kita itu masih tetap sulawesi dan jawa, kita tidak akan maju, jadi kita perlu menuju arah kesana,” kata Ely Hartati, Selasa (30/5/2023).

Selama ini, kata Ely, salah satu daerah penyangga pangan di Kaltim yakni Kukar, karena itu ia mendorong agar potensi tersebut harus terus dikembangkan, termasuk pada sektor yang lainnya.

“Selama ini kan kukar itu penyanggah pangannya balikpapan itu harus diakui, paling banyak beras di Kukar, sayur-mayur juga dari Kukar itu paling banyak ke balikpapan,” ungkapnya.

Namun, selain Kukar yang berpotensi menjadi penyanggah pangan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) juga sangat berpotensi dalam hal distribusi sayur-sayuran.

“Yang lain juga berpotensi seperti paser, PPU juga penyanggah sayur-mayur ke balikpapan. Kemudian Mahulu dan Kutai Barat yang mungkin lebih bertumpu pada perkebunan, dimana hasil-hasil perkebunan yang awet, lebih ke tanaman keras,” jelas Legislator Dapil Kukar ini.

Sedangkan, untuk sektor peternakan, menurut legislator perempuan dari fraksi PDI Perjuangan itu, sudah banyak masyarakat Kaltim yang pokok pikirannya menuju ke pertanian, namun masih harus menyesuaikan pada syarat-syarat yang diberikan.

“Ada banyak persyaratan untuk menerima bantuan-bantuan untuk peternakan, itu masih harus dipelajari lagi, mudah-mudahan kita bisa maju juga di sektor pertanian,” terangnya. (Andra/Adv/DPRD Kaltim).

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru