Genting Tanah Menuju Panggung Ekowisata Orangutan: Dari Hutan Tropis untuk Masa Depan Kukar

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bornean orangutan on the tree under rain in the wild nature. Central Bornean orangutan ( Pongo pygmaeus wurmbii ) on the tree  in natural habitat. Tropical Rainforest of Borneo. Indonesia

Bornean orangutan on the tree under rain in the wild nature. Central Bornean orangutan ( Pongo pygmaeus wurmbii ) on the tree in natural habitat. Tropical Rainforest of Borneo. Indonesia

Tenggarong – Di tepian hutan tropis yang rimbun di Kecamatan Kembang Janggut, Desa Genting Tanah tengah menata langkah menuju masa depan baru: menjadi destinasi ekowisata berbasis konservasi orangutan dan pelestarian alam.

Dengan bentang alam yang masih asri dan menjadi rumah bagi populasi orangutan liar, desa ini menyimpan potensi wisata alam yang langka. Kepala Desa Genting Tanah, Junaidi, menyebut bahwa pengembangan destinasi ini akan dimulai dari pembentukan kelembagaan pengelola wisata yang solid.

“Kesadaran warga terhadap kekayaan alam mulai tumbuh, tapi perlu diarahkan lewat struktur pengelolaan yang jelas dan profesional,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Junaidi, ekowisata ini bukan sekadar peluang ekonomi, tetapi juga sarana edukasi untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan satwa langka. Konsepnya adalah menghadirkan pengalaman wisata yang menghibur sekaligus menginspirasi, dengan desa sebagai pengelola utama agar manfaatnya kembali ke masyarakat.

Meski demikian, jalan menuju terwujudnya visi ini tidak tanpa hambatan. Keterbatasan sumber daya manusia, akses pendanaan, dan infrastruktur menjadi tantangan yang harus dipecahkan bersama.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah hingga pusat agar proses ini bisa berjalan lebih cepat dan terarah,” tambah Junaidi.

Dukungan itu datang dari Plt Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, yang menekankan pentingnya keterlibatan warga sejak awal.

“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan pariwisata desa. Tanpa itu, pengembangan wisata sulit berkelanjutan,” tegasnya.

Pemkab Kukar pun memastikan komitmennya untuk menjadikan desa-desa potensial seperti Genting Tanah sebagai bagian dari peta destinasi unggulan daerah. Visi besarnya: membangun pariwisata yang ramah lingkungan, berakar pada kearifan lokal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru