Tenggarong – Pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Kutai Kartanegara terus dikebut. Salah satu fokus utama tahun ini adalah pembangunan jalan penghubung dari Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kembang Janggut, yang nantinya akan diteruskan sampai ke Tuana Tuha.
Pelaksana Tugas Camat Kembang Janggut, Suhartono, menjelaskan bahwa jalur sepanjang ±70 kilometer tersebut dikerjakan bertahap. Hal ini mempertimbangkan kondisi teknis di lapangan serta karakter geografis wilayah yang dilintasi.
“Jaraknya cukup panjang, dari Kota Bangun sampai Tuana Tuha sekitar 70 kilometer. Pengerjaan bertahap adalah pilihan paling realistis,” ungkap Suhartono, Jumat (30/5/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, proyek ini akan membuka akses baru yang sangat penting untuk memperlancar konektivitas antarwilayah, mendorong perdagangan, dan meningkatkan pelayanan publik di wilayah tengah Kukar. Namun, medan yang cukup berat, khususnya di sekitar Danau Semayang dengan tanah urukan, menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan teknik konstruksi khusus.
Selain itu, intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa bulan terakhir turut memperlambat proses pekerjaan. Meski begitu, optimisme tetap terjaga karena manfaat jalan ini diyakini sangat besar bagi perekonomian lokal, distribusi logistik, akses pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah. Kami ingin masyarakat merasakan langsung dampak positifnya,” tambah Suhartono.
Pemkab Kukar, melalui dinas teknis, memastikan setiap tahapan pembangunan diawasi secara ketat agar sesuai jadwal dan standar mutu. Proyek ini diharapkan menjadi salah satu tonggak penting dalam pemerataan pembangunan di wilayah pedalaman Kukar.


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










