Camat Kembang Janggut Tekankan Penanganan Stunting Harus Berdasar Kebutuhan Nyata

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenggarong – Penanganan stunting di wilayah Kecamatan Kembang Janggut harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa, bukan disamaratakan. Hal itu disampaikan Camat Kembang Janggut, Suhartono, usai mengikuti kegiatan Rembuk Stunting di Desa Long Beleh Haloq, Kamis (10/7/2025).

Menurutnya, setiap desa memiliki tantangan yang berbeda sehingga program harus dirancang sesuai situasi setempat.

“Tidak semua wilayah bisa diperlakukan sama. Kita perlu melihat apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat sebelum program dijalankan,” jelas Suhartono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, rembuk stunting harus menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah nyata, bukan sekadar formalitas tahunan. Forum ini dinilai efektif dalam menjaring masukan dari berbagai pihak, mulai dari kader posyandu, pendamping desa, hingga tokoh masyarakat.

“Kita ingin hasil rembuk ini segera ditindaklanjuti di lapangan, bukan hanya menjadi dokumen,” tegasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DP2KB), PAMSIMAS, pendamping PKH, serta unsur masyarakat desa lainnya. Diskusi berlangsung aktif dengan beragam ide untuk memperkuat pelaksanaan program.

Suhartono juga mengajak semua pihak untuk berkomitmen penuh dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya.

“Tujuan akhirnya jelas: menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan terbebas dari stunting. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tugas bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru