Perda Tak Efektif hingga Rumah Walet, Kukar Evaluasi Sumber PAD

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kukar, Sunggono( Kontributor KMM)

Sekda Kukar, Sunggono( Kontributor KMM)

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai serius mengurangi ketergantungan terhadap Dana Bagi Hasil (DBH) sektor pertambangan dan migas yang sewaktu-waktu bisa tergerus.

Langkah ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kukar Tahun 2025, yang digelar di Ruang Rapat Martadipura, Kompleks Perkantoran Bupati Kukar, Jumat (14/3/2025).

Dalam forum tersebut, Sunggono menggarisbawahi pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pendekatan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Salah satu yang disorot adalah perlunya evaluasi regulasi yang tak efektif, seperti Peraturan Daerah (Perda) tentang rumah walet, yang dianggap belum maksimal memberikan kontribusi terhadap PAD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin melalui forum ini tumbuh kesadaran dan kepedulian yang sama agar meningkatkan PAD. Ketergantungan pada DBH migas harus kita kurangi karena suatu saat sumber daya ini akan habis,” ujarnya.

Menurutnya, selain memperbaiki regulasi, optimalisasi aset daerah serta pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara lebih agresif perlu menjadi strategi utama dalam memperkuat fiskal daerah.

Forum ini turut dihadiri perwakilan Bapenda Provinsi Kalimantan Timur, BPKAD Kukar, akademisi, serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Tujuannya tak hanya untuk merancang strategi peningkatan PAD, tetapi juga untuk menyelaraskan program lintas sektor agar tidak tumpang tindih, serta memperkuat efisiensi dan transparansi dalam perencanaan anggaran.

Sunggono meminta agar seluruh OPD melakukan percepatan implementasi program dengan pembagian tugas yang jelas dan terukur. Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan ke depan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan asumsi. Semua harus berbasis data. Dengan begitu, kebijakan kita menjadi lebih tepat sasaran dan berdampak nyata,” katanya.

Dari forum tersebut, diharapkan lahir dokumen kesepakatan berisi rekomendasi dan rencana aksi konkret yang bisa dijadikan pedoman dalam mendorong peningkatan PAD Kukar secara berkelanjutan.

Dengan strategi fiskal yang adaptif dan semangat kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kukar berharap bisa keluar dari ketergantungan terhadap sektor ekstraktif, dan membangun struktur pendapatan daerah yang lebih mandiri dan tahan terhadap fluktuasi ekonomi. (adv)

Editor : Redaksi 

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru