Demi Lahan Petani dan Warga, Drainase Maluhu Dibedah Tahun Ini

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembangunan drainase di pedesaan. (Kontributor KMM)

Ilustrasi pembangunan drainase di pedesaan. (Kontributor KMM)

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU Kukar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 800 juta pada tahun 2025 untuk menuntaskan persoalan genangan air yang masih membayangi warga Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong.

Meski sistem irigasi dan anak sungai di wilayah ini dinilai cukup terawat, persoalan utama justru terletak pada bagian hilir—yakni jalur pembuangan air menuju Sungai Tenggarong dan area sekitar Stadion Rondong Demang—yang belum optimal. Akibatnya, saat hujan deras turun dalam durasi panjang, genangan masih muncul di sejumlah permukiman.

“Masih adanya genangan air atau banjir itu faktor utamanya karena daerah hilir pembuangan air belum selesai 100 persen. Seperti buangan ke Sungai Tenggarong dan buangan air ke arah Stadion Rondong Demang,” jelas Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, Selasa (11/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rinciannya, anggaran tersebut akan digunakan untuk melakukan normalisasi drainase di titik-titik rawan. Dua kawasan prioritas yang akan dikerjakan adalah Jalan Melak I dan Melak II, yang selama ini kerap tergenang, terutama di wilayah RT 9, 10, 11, dan 12.

Normalisasi ini ditargetkan dapat mempercepat aliran air menuju Sungai Tenggarong sehingga mampu menekan frekuensi genangan yang selama ini menjadi keluhan warga.

Selanjutnya, drainase di sekitar Stadion Rondong Demang juga akan diperbaiki. Wilayah ini berperan penting dalam menyalurkan air dari RT 1, 2, 3, 4, 5, dan 22. Peningkatan kapasitas drainase di kawasan tersebut diharapkan memperlancar aliran air ke saluran utama.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah teranggarkan normalisasi di Jalan Melak I dan II. Jika ini selesai, InsyaAllah dampak banjir akan berkurang,” imbuh Joko.

Lebih dari sekadar mengatasi genangan di lingkungan tempat tinggal, proyek drainase ini juga menjadi harapan besar bagi para petani lokal. Selama ini, air yang tergenang tak hanya masuk ke pekarangan rumah warga, tetapi juga meluber ke area persawahan dan mengganggu produktivitas pertanian.

“Mudah-mudahan semua berjalan lancar, supaya petani kami tidak terganggu lagi dengan air yang menimbulkan tergenangnya lahan pertanian,” ujar Joko.

Dengan perencanaan teknis yang matang dan dana yang telah tersedia, Pemkab Kukar optimistis proyek normalisasi ini dapat berjalan sesuai jadwal. Warga pun menaruh harapan besar agar pengerjaan tidak molor dan manfaatnya segera bisa dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Jika sukses, langkah ini bisa menjadi percontohan penyelesaian masalah drainase di wilayah lain yang memiliki karakter geografis serupa. (adv)

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru