Tenggarong – Pelaku UMKM yang belum kebagian lapak di Lorong Pasar Ramadan Tenggarong masih punya kesempatan untuk ikut meramaikan pasar tahunan ini. Pemerintah Kecamatan Tenggarong memastikan peluang itu masih terbuka, baik di area Lorong maupun sekitar Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS).
Camat Tenggarong, Sukono, menyampaikan bahwa pihaknya siap memfasilitasi para pedagang yang ingin ambil bagian dalam momentum Ramadan tahun ini. Ia mengimbau para pelaku usaha segera mendaftar agar tidak kehabisan tempat.
“Masih bisa. Kalau ada pedagang yang belum dapat lapak, silakan datang dan lapor ke kantor kecamatan. Kami akan bantu fasilitasi secepatnya,” kata Sukono, Rabu (5/3/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lorong Pasar Ramadan telah menjadi salah satu magnet kegiatan ekonomi musiman yang ditunggu-tunggu masyarakat Tenggarong setiap tahunnya. Tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penghasilan, tapi juga menjadi titik kumpul favorit warga untuk mencari menu berbuka puasa.
Menurut Sukono, keberadaan pasar ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memberdayakan pelaku usaha kecil selama bulan Ramadan. Pihak kecamatan sendiri hanya menyediakan lokasi dan mendampingi pengelolaan, sementara teknis penyewaan dan penataan ditangani oleh kelompok pelaksana yang sudah ditunjuk.
“Lapak-lapak itu dikelola oleh tiga kelompok. Jadi, kami hanya memfasilitasi dari sisi lokasi dan koordinasi. Untuk tenda dan biaya, itu diatur oleh pengelola,” jelasnya.
Ia menambahkan, animo masyarakat untuk berkunjung ke Lorong Pasar Ramadan selalu tinggi setiap tahunnya. Hal ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas. Kuliner khas Ramadan seperti takjil, minuman segar, dan makanan tradisional menjadi produk yang paling dicari.
Bagi pelaku usaha yang tertarik untuk bergabung, Sukono menyarankan agar segera menghubungi kantor kecamatan atau kelompok pengelola pasar. Dengan jumlah lapak yang terbatas, kecepatan pendaftaran menjadi kunci untuk bisa ikut serta.
“Kami siap bantu agar pelaku usaha lokal bisa ambil bagian. Ini kesempatan bagus untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas jaringan pelanggan,” tambahnya.
Melalui pembukaan akses pendaftaran ini, diharapkan lebih banyak UMKM bisa merasakan manfaat dari geliat ekonomi Ramadan, serta mendorong terciptanya ekosistem usaha kecil yang kuat dan berkelanjutan di Tenggarong. (adv)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










