Tenggarong — Nuansa religius terasa kental di lantai tiga Gedung B Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar). Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema penuh khidmat dalam rangkaian kegiatan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang melibatkan para pegawai di lingkungan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar.
Kegiatan yang merupakan implementasi dari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 24 Tahun 2016 ini, menjadi wadah spiritual yang memperkuat keimanan serta mempererat nilai religiusitas di tengah rutinitas pekerjaan birokrasi. Pegawai larut dalam suasana penuh kekhusyukan saat mengikuti prosesi Khotmil Qur’an, yang telah menjadi bagian dari aktivitas rutin Pemkab Kukar selama bulan suci Ramadan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa bangga dan harunya melihat semangat ASN dalam menyambut kegiatan spiritual ini. Ia menegaskan bahwa GEMA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun karakter ASN yang berintegritas dan berakhlak mulia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Gerakan ini adalah wujud dari upaya menyeimbangkan antara tugas duniawi dan amalan akhirat. Ini pondasi penting dalam memberikan pelayanan publik yang tulus dan berkualitas,” ucap Sunggono beberapa waktu lalu.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas komitmen para pegawai yang telah menjadikan kegiatan mengaji sebagai budaya kerja. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu bentuk inovasi dalam menghadirkan ruang-ruang spiritual di tengah kesibukan pemerintahan.
“Di era yang penuh tantangan seperti saat ini, nilai-nilai Qur’ani menjadi benteng moralitas bagi para ASN,” tambahnya.
Membangun Budaya Kerja Islami
Kegiatan GEMA bukan hanya membawa ketenangan batin, tetapi juga membentuk pola pikir dan perilaku kerja yang dilandasi nilai-nilai keislaman. Para pegawai yang terlibat mengaku mendapatkan motivasi baru dalam menjalankan tugas, dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi dan pedoman.
Sunggono menekankan pentingnya menjaga kesinambungan program ini agar tak berhenti sebagai kegiatan tahunan semata. Ia berharap GEMA terus menjadi bagian tak terpisahkan dari ritme kerja ASN di Kukar.
“Ini adalah langkah kecil yang bisa membawa dampak besar, tidak hanya bagi pegawai, tetapi juga bagi masyarakat luas. Semoga menjadi contoh yang menginspirasi daerah lain,” tutupnya.
Dengan konsistensi dan semangat kebersamaan, Pemkab Kukar berupaya menghadirkan ruang-ruang spiritual di lingkungan kerja—mengharmonikan profesionalisme dan religiusitas demi membangun pemerintahan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan. (adv)


![Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Timur Baharuddin Demmu.[Ist]](https://www.kanalanalisis.com/wp-content/uploads/ketua-komisi-I-DPRD-Kalimantan-Timur-Baharuddin-Demmu-225x129.jpg)










