Urai Atasi Kemacetan di Simpang Tengkawang Samarinda, Veridiana: Pembangunan Jalan Layang

- Jurnalis

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang.

Samarinda – Kemacetan lalu lintas yang terjadi di simpang Tengkawang, Samarinda, Kalimantan Timur menjadi perhatian Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang.

Dia pun mengusulkan agar pembangunan jalan layang sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan tersebut.

Dia juga mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk segera membangun jalan layang yang menghubungkan antara Jalan MT Haryono dengan Jalan Teuku Umar di Kecamatan Sungai Kunjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usulan tersebut, kata Veridiana, bertujuan untuk mengurangi persoalan kemacetan di Kota Samarinda, khususnya di Jalan M Said yang kerap terjadi kemacetan panjang.

Veridiana mengatakan, jika usulan tersebut mendapat respons positif dari Pemprov Kaltim, maka jalan layang yang membentang simpang 4 antara Jalan MT Haryono, Jalan M Said, Jalan Teuku Umar dan Jalan Tengkawang tidak perlu lagi adanya operasional lampu lalu lintas (traffic light) seperti yang ada sekarang.

“Kalau itu dibangun jalan layang, maka yang dari bawah seperti Jalan M Said ke Jalan Tengkawang tidak perlu lagi ada lampu merah,” kata Veridiana Huraq Wang Senin (27/3/2023).

Politikus PDI-Perjuangan ini menegaskan, bahwa usulan pembangunan jalan tersebut juga sebagai upaya untuk membantu mengurangi beban kendaraan karena terlalu tinggi jalan yang menanjak di kawasan tersebut (MT Haryono).

Menurut Legislator Dapil Kubar-Mahulu ini, usulan tersebut sebenarnya sangat layak dilakukan, karena melihat kondisi jalan yang membutuhkan adanya jalan layang.

Usulan tersebut, kata Veridiana, sebenarnya telah disampaikan langsung kepada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kaltim. Namun, sayangnya usulan itu belum dapat dilaksanakan pada tahun 2023 ini.

“Paling tidak usulan ini bisa ditampung oleh Dinas PUPR PERA, untuk kemudian dapat terealisasi pada kegiatan tahun depan. Karena untuk saat ini telah dilakukan penyusunan Rencana Kerja (Renja) tahun yang akan datang di dinas terkait,” tandasnya. (Andra/Adv/DPRD Kaltim).

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru