PT KPC Didesak Percepat Pembangunan Jalan Baru Kutai Timur

- Jurnalis

Senin, 10 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang. [Ist]

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang. [Ist]

Samarinda – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Sangatta dan Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) disorot Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Veridiana Huraq Wang.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan dari komisi III, pada ruas jalan itu ditemukan sebanyak 65 titik longsor. Akibatnya setiap para pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

“Kalau hasil peninjauan kami di lapangan, itu disebabkan karena aktivitas pertambangan dari perusahaan KPC (Kaltim Prima Coal, red) yang terlalu dekat dengan badan jalan,” ungkap Veridiana saat ditanyai awak media terkait ruas jalan itu, Senin (10/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Politikus PDI-Perjuangan ini mendesak pihak perusahaan untuk segera memperbaiki jalan yang rusak itu, sehingga tidak terjadi kecelakaan bagi para pengguna jalan.

“Ya terjadinya longsor itu kan karena aktivitas pertambangan PT KPC yang sangat dekat dengan fasilitas umum. Makanya kalau dibilang ada salahnya, tentu saja ada,” kata Veridiana.

Jalan tersebut, ungkap dia, sebenarnya status jalan nasional, sehingga hal tersebut membuat dirinya tidak bisa melakukan intervensi terlalu jauh.

Meski begitu, ia tetap mendorong agar kondisi jalan penghubung dua kecamatan itu secepatnya dapat diperbaiki dengan dalih keselamatan masyarakat pengguna jalan.

“Itu statusnya jalan nasional, jadi kami tidak bisa intervensi terlalu jauh, tapi setidaknya kami bisa menekan agar perbaikannya dipercepat,” serunya.

Sesuai kesepakatan, pihak perusahaan PT KPC telah bersedia untuk memindahkan lokasi jalan rusak seluas 11 kilometer itu.

Dalam perjanjiannya, pihak perusahaan akan membangun ruas jalan dengan luas 12 km, kemudian lokasinya akan diganti pada kawasan yang aman.

“Perusahaan kan sudah menyatakan komitmennya untuk melakukan pertukaran jalan. Dari panjang semula 11 kilometer nanti akan dibangun 12 kilometer. Jalan sebelumnya itu banyak naik turun gunung, jadi nanti akan diganti jalannya dan langsung diaspal,” terangnya. (Andra/Adv/DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”
DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran
Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis
Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM
Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih
Pemkab Kukar Maksimalkan SiLPA dan Dorong PAD untuk Perkuat Kemandirian Fiskal 2025
Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat
Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 21 Juli 2025

Safari Subuh ke-298, Bupati Kukar Dorong Pembangunan Berbasis Program “Kukar Idaman Terbaik”

Minggu, 20 Juli 2025

DPMD Kukar Pastikan Penyaluran Bankeu Desa Lebih Transparan dan Tepat Sasaran

Jumat, 18 Juli 2025

Pemkab Kukar Matangkan Persiapan Program Makanan Bergizi Gratis

Jumat, 18 Juli 2025

Teruna Dara Kukar 2025 Resmi Dibuka, Dispar Dorong Generasi Muda Jadi Duta Wisata dan UMKM

Jumat, 18 Juli 2025

Camat Kota Bangun Darat Minta Aksi Cepat Atasi Krisis Air Bersih

Kamis, 17 Juli 2025

Samboja Resmi Masuk Delineasi IKN, Camat Minta Koordinasi Pemerintah Diperkuat

Kamis, 17 Juli 2025

Desa Sukamaju Genjot Pembangunan Embung dan Penataan Goa Batu Gelap untuk Majukan Ekonomi Warga

Rabu, 16 Juli 2025

Pemkab Kukar Mantapkan Langkah Pembangunan, Aulia: “Kerja Keras Kami untuk Semua Warga”

Berita Terbaru